Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

AKU TAK PEDULI APA KATA ORANG LAIN TENTANGKU

Aku Adalah Aku, Tak Peduli Apa Kata Orang Lain, Menjadi Diri Sendiri, Bukan Seperti Orang Lain, Banyak Orang Yang Mengatakan Ini Itu, Tapi Memang Diriku Memang Sudah Begitu, Bagiku, Menjadi Diriku Sendiri, Walaupun kami berbeda, Aku M asih A kan P eduli S etiap T angis an R akyat Papua.  UNGKAPAN HATI Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

PEJUANG PEREMPUAN PAPUA

Mama Yosepha Alomang Yosepha Alomang : Perempuan Papua yang Tak Pernah Lelah Melawan Kekerasan Mama Yosepha Alomang Perempuan Papua Barat Mama Yosepha, itulah panggilan akrapnya terhadap perempuan Amungme yang bertubuh kecil dan berpenampilan sederhanaini. Tetapi dalam kesederhanaan itu, Ia memiliki keberanian untuk memperjuangkan Nasib rakyat Papua. “Kalau Negara Indonesia Punya Ibu Kartini , Papua Punya Mama Yosepha Alomang " Mama Yosepha Diangkat Jadi Tokoh Perempuan Papua Yang Memperjuangkan Hak2 Dasar Orang Asli Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

JANGAN TAKUT LAWAN TRUS [Bintang Kejora Di Dada-Ku]

Mereka juga peduli dan bersuara Kebebasan Papua Barat, Dan Menantang Penindasan,Penculikan, Teror dll, Karena Negara Indonesia sudah melebihi batas memperlakukan Rakyat Papua Barat seperti Binatang peliharan MEREKA. Suara Wanita ini , Jangan pernah takut untuk menyuarakan Kebenaran yang dahulu sudah ada, Tetap perjuangan sampai akhir Kebebasan Bagi Bangsa dan Rakyat Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

SEJARAH PENGIBARAN BENDERA PAPUA BARAT TAHUN 1961

Ketika Papua Barat masih menjadi daerah sengketa akibat perebutan wilayah antara Indonesia dan Belanda, tuntutan rakyat Papua Barat untuk merdeka sebagai negara merdeka sudah ada jauh sebelum kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.  Memasuki tahun 1960-an para politisi dan negarawan Papua Barat yang terdidik lewat sekolah Polisi dan sebuah sekolah Pamongpraja ( Bestuurschool )   di Jayapura (Hollandia), dengan mendidik 400 orang antara tahun 1944-1949 mempersiapkan kemerdekaan Papua Barat. Selanjutnya atas desak -k an para politisi dan negarawan Papua Barat yang terdidik, maka pemerintah Belanda membentuk Nieuw Guinea Raad (Dewan Nieuw Guinea) . Beberapa tokoh-tokoh terdidik yang masuk dalam Dewan ini adalah M.W. Kaisiepo dan Mofu (Kepulauan Chouten/Teluk Cenderawasih), Nicolaus Youwe (Hollandia), P. Torey (Ransiki/Manokwari), A.K. Gebze (Merauke), M.B. Ramandey (Waropen), A.S. Onim (Teminabuan), N. Tanggahma (Fakfak), F. Poana (Mimika), Abdullah Arfan (Raja Ampat

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

MELANGKAH-LAH

Semakin jauh kita melangkah, semakin banyak hambatan yang akan kita hadapi. Semakin kita berani menghadapinya, semakin matang kita melangkah. Kematangan akan teruji ketika kita menghadapi banyak benturan dan kesulitan. Melangkahlah, Berjuanglah, taklukkan ombak dan badai, runtuhkan tembok pennghalang, raihlah masa depanmu. Honny - Salam _ (muye_voice@fwp)

BERNYANYI UNTUK HIDUP BERNYANYI UNTUK KEBEBASAN

Arnold C. Ap Arnold C. Ap adalah seorang budayawan dan intelek Papua yang sangat mencintai budayanya. Karena itu, ia mendirikan grup musik dengan nama Mambesak. Mambesak berasal dari bahasa Biak yang berarti Cenderawasih. Ia menerjemahkan lagu-lagunya ke dalam 250 bahasa di Papua kala itu. Mambesak didirikan dengan latar belakang, bahwa budaya Papua saat itu nyaris tenggelam dan tidak diangkat ke publik. Bahasanya tidak mengandung politik. Itu lagu-lagu kampung yang mengenang masa-masa dulu, dimana anak muda yang merantau. Mengenang Arnold Ap pada 26 April, adalah momen untuk menggugat kekerasan militer di Papua sekaligus merajut kembali harapan kehidupan. Baginya, dengan bernyanyi kita memberikan spirit pada hidup. Jika tidak ada nyanyian, musnah pula kehidupan. Arnold Ap dan Mambesak telah memberi bekal orang-orang Papua untuk tidak saja berani berhadapan pada kematian, namun hidup untuk dapat bangkit, memimpin dirinya dan tanahnya sendiri . Natho - Salam _ (muye_vo

PERJUANG UNTUK HIDUP BLACK BROTHERS

Black Brothers Lirik Lagu-Lagu Itu Terus Mengalir Dan Terkenang Di Hati Rakyat Papua Sampai Kini. Melodinya Yang Manis,   Filosofis Dan Harmonis Adalah Ciri Khas Dan Gaya Tersendiri. Black Brothers Juga Mengunakan Instrumen Tiup (Brass-Wind Instrument) Sehingga Lebih Berwarna Selain Itu Dari Sisi Suara Ada Vokalis Utama, Pemusik Lain Ikut Membentuk Suara Latar. Tapi sayang-Nya. Ada Yang Termakan Usia, Sakit Dan Juga Karena Dibunuh Secara Halus. Mereka Adalah : Hengky Sumanti Miratoneng, Salah Satu Yang Mendirikan Black Brothers Pada Tahun 1975, Bersama; Yohi Patipeiluhu (Keyboard), Stevy Mambor (Drummer), Amrey Kaha (Saxophone), Agus Rumaropen (Guitaris), Benny Betay (Bassis). Black Brothers Adalah Salah Satu Group Inspirator Yang Hidup Dan Menunjukan Jati Diri Bangsa Papua.   Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

CIPTAKAN HIDUP INDAH (Kata Simple)

Foto ilustrasi - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Oleh : Natho Maby Pigai Marilah Kita Penuhi Hidup Dengan Saat-Saat Indah Dengan: - Selalu Berpikir Positif - Tersenyum Pada Setiap Orang - Berlaku Ramah Dan Bersahabat. - Bekerja Lebih Cerdas Hidup ini indah atau tidak tergantung pada diri kita sendiri; lebih tepatnya tergantung pada Pikiran, Hati, dan Tindakan Yang Kita Lakukan. Hidup yang indah tidak tergantung pada lingkungan dan orang lain; kitalah yang menciptakan keindahan tersebut dalam hidup kita. Marilah kita ciptakan keindahan tersebut dalam hidup kita dengan   melakukan berbagai cara berikut: Selalu Berpikir Positif:   Denganberpikir positif, maka tidak ada kekuatiran, ketakutan, dan perasaan curigaterhadap orang lain. Tersenyum Pada Setiap Orang: Dengan tersenyum hati kita pun bahagia dan orang lain yang menerima senyum pun berbahagia juga; ia akan membalas senyum kita, dan hal ini tentu saja membuat kita pun menjadi lebih bahagia. Berl