Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

NAFAS TERAKHIRKU (Renungan)

Foto  Puisi Kutipan Pena (NP/SK) Tak pernah terbayangkan.. Aku akan pergi.. Pergi begitu cepat.. Meninggalkan dunia.. Saat semua yang kulihat.. Terasa gelapnya dunia.. Dunia yang pernah.. Kutitipkan cerita (kisah) indah.. Saat bersama dalam hidupku.. Inilah saat terakhirku.. Melihat dunia yang indah.. Yang akan kutinggalkan.. Hembusan nafasku.. Nafas terakhirku.. Melenyapkan segalanya.. Semua telah hilang.. Dalam hembusan waktu.. Yang meninggalkan segalanya.. Aku,, aku,, hanya mampu.. Terdiam membisu.. Dalam tidur panjangku.. Aku,, aku,, terbujur kaku.. Tak bernyawa bersama kain putih.. Yang membalut tubuhku.. Diatas tanah.. Hingga sedikit demi sedikit.. Onggokan tanah menimbun tubuhku.. Yang tak berdaya .. Terdiam membisu.. Dalam duka lara.. Yang begitu terasa dalam jiwa.. Saat kutinggalkan dunia.. Karya anak muda papua: Natho M. Pigai Bdg-20/09/2013

LUKA

Foto Google/  Puisi Kutipan Pena (NP/SK) Terkenang semua luka Membekas cukup lama Tersimpan semua duka Berharap semua akan sirna Mengapa harus ada cinta… Awalnya berbalut canda tawa Berakhir dengan air mata berdarah Dan selalu berselimut derita di negeri west papua Mengapa harus ada penindasan Mengapa harus ada pembunuhan Mengapa harus ada penyiksaan Di Negeri West Papua…… Jika kita tak bersalah Jika kau selalu memperkosa alam dan Manusia Papua Ku yakin, ada waktu-Nya Yang engkau akan rasakan .. Luka berat di bahumu Sang militeris Kolonial melayu…. Karya anak muda papua: Natho M. Pigai Bdg-18/09/2013