Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi Mama

MAMA MOTENAGO

Mama Motenago - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Ibu adalah adalah sosok yang luar biasa dalam kehidupan kita. Ibu adalah sosok perempuan tangguh yang selalu tangguh dan tegar ketika badai kehidupan menghempas.  Ibu secara fisik boleh saja merupakan sosok yang lemah, namun ketika harus menyelamatkan anak-anaknya, ia bisa berubah menjadi jiwa pemberani dan tegas. Rela pasang badan tatkala membela anak-anaknya dari ancaman dan bahaya apa pun. Dan tak jarang pula tampil menjadi sosok penyelamat keluarga saat sang ayah tengah teperosok dalam krisis kehidupannya. Namun, seiring dengan usianya yang kian mendekati senja, kerut di kening dan di pipinya adalah bukti kelelahan dari pengorbanan yang luar biasa. Tangan yang dulunya halus, kian hari menjadi kasar karena kerasnya memahat bongkahan batu kehidupan.  Tenaganya kian habis-habis dimakan waktu, hingga tak lagi sanggup sekadar mengangkat tubuh rapuhnya. Kakinya semakin lunglai, dipaksa untuk terus diseret dem...

TERIMA KASIH AYAH, IBU

Foto Puisi kutipan pena (NP/SK) Ayah, Ibu… Kini sayapku sudah tumbuh dan aku ingin terbang untuk membantai lawan Merebut kemenangan di Negeri ini Untuk berjuang dalam pertempuran Demi menyelamatkan umat dalam karya imam-ku. Ayah, Ibu… Aku tau dalam senyummu kau sembunyikan letih dan sedihmu, Tak sedetikpun kau hentikan langkahmu demi memperjuangkan masa depan anak-anakmu. Disetiap tetes keringatmu, dan setiap hembusan nafasmu, Mempunyai rasa kasih sayang yang luar biasa. Terimakasih Ayah, Terimakasih Ibu, Sudah banyak pengorbanan yang telah kalian berikan Dalam setiap wujud doa-ku agar Ayah, Ibu bebas dari segala mala petaka, Karena aku ingin melihat kalian bahagia lagi. Karya anak muda papua: Natho M. Pigai @Bukit lembang Bdg, 24-02-2015

PUISI UNTUK-MU MAMA

Foto Google/ Puisi Kutipan Pena (NP/SK) Mama, Dari rahimmu tempatku berawal Dengan tiupan ruh ku bergerak Mama, Engkau begitu menyambutku saat aku tiba di dunia Engkau sambut aku dengan kasih sayang berlimpah Engkau hadiahkan aku air susu engkau-lah pahlwan tanpa jasa Mama, Engkau selimuti aku dengan peluk hangatmu Engkau tidurkan aku dengan buaian sayang Engkau nyanyikan aku dengan alunan Hingga aku terlelap Mama, Semua iklas tak pernah tertinggal di hatimu Kasih sayangmu begitu dalam kurasa Harapanmu begitu besar kepadaku Mama, Kini ku tak lagi selalu di dekatmu Ku harus melangkah dan berlari mengejar impianku Agar kelak bisa mengukir senyum bahagia di bibirmu Mama, Ku tau engkau selalu mendoakanku walau ku tak meminta Ku tau engkau selalu menyayangiku Mama, Mama, Ku rindu padamu Karya anak muda papua: Natho M. Pigai Bdg, 24 Maret 2014