Langsung ke konten utama

PUISI UNTUK-MU MAMA

Foto Google/ Puisi Kutipan Pena (NP/SK)

Mama,
Dari rahimmu tempatku berawal
Dengan tiupan ruh ku bergerak

Mama,
Engkau begitu menyambutku saat aku tiba di dunia
Engkau sambut aku dengan kasih sayang berlimpah
Engkau hadiahkan aku air susu engkau-lah pahlwan tanpa jasa

Mama,
Engkau selimuti aku dengan peluk hangatmu
Engkau tidurkan aku dengan buaian sayang
Engkau nyanyikan aku dengan alunan Hingga aku terlelap

Mama,
Semua iklas tak pernah tertinggal di hatimu
Kasih sayangmu begitu dalam kurasa Harapanmu begitu besar kepadaku

Mama,
Kini ku tak lagi selalu di dekatmu
Ku harus melangkah dan berlari mengejar impianku
Agar kelak bisa mengukir senyum bahagia di bibirmu

Mama,
Ku tau engkau selalu mendoakanku walau ku tak meminta
Ku tau engkau selalu menyayangiku

Mama,
Mama,
Ku rindu padamu


Karya anak muda papua: Natho M. Pigai
Bdg, 24 Maret 2014

Postingan populer dari blog ini

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)  

PENGORBANAN

Foto Natho Pigai - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Mengucurkan deras keringat Membasahi tubuh yang terikat Membawa angan jauh entah kemana Bagaikan pungguk merindukan bulan Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan Pagi yang menjadi malam Bulan yang menjadi tahun Sekian lama telah menanti Dirinya tak juah lepas Andai aku sang Kesaktria Aku pasti menyelamatkanya Namun semua hanya mimpi Dirinyalah yang harus berusaha Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi Untuk Pembebasan negeri leluhur Papua-Ku Karya anak muda Papua: Natho M Pigai Bandung, 22 September 2016

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)