Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi Pendidikan

KUMPULAN KATA - KATA MENJADI PEJUANG KEADILAN

Foto Frans Y. Pigai - Puisi Kutipan pena (NP/SK)   Oleh: Frans Pigai 1) Para pendiri bangsa ini mengundang keadilan sebagai salah satu pilar penyangga bangsa. Sayangnya, fakta membuktikan banhwa di mana-mana terjadi ketidakadilan. Artinya, keadilan masih sebatas mimpi. Apakah bangsa ini akan dibiarkan disangga oleh mimpi? Apa yang harus dilakukan Gereja, umat Allah, anak-anak Tuhan.  Untuk memjawab keprihatinan di atas. Anak bangsa perlu dipersiapkan sejak awal untuk MENJADI PEJUANG KEADILAN. Disertai dengan aneka materi yang sangat praktis dan dekat dengan dunia remaja, yang menjadi inspiratif dalam pendampingan kaum muda Papua. 2) Generasi pejuang 54 tahun Free West Papua yang berani, harus bisa mengembalikan kepercayaan rakyat pada perjuangan pembebasan bangsa Papua. 3) Kita sebagai generasi Papua harus menjadi agen perubahan permanen, bukan perubahan sesaat, diartikan bukan menjadi generasi yang timbul tenggelam di atas tanahnya sendiri, jangan menjadi di...

AKU DAN TULISANKU

Foto Honny - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Adakah orang bertanya tentang aku, ketika aku tak pernah menulis satu kata? Adakah orang akan mencari namaku, ketika aku tak pernah meninggalkan pesan-kesan? Tulisanku adalah diriku, diriku mustahil adalah tulisanku. Jari-jariku bekerja dengan otakku, tapi tidak dengan diriku. Diriku adalah kumpulan prilaku potensi dosa, diriku adalah susunan tulang daging darah, yang mungkin telah menyerap barang haram. Diriku bukan milikku, tapi kepunyaan Sang Pencipta, lingkunganku telah mengklaim demikian. Adakah orang pernah menerima aku berbeda dengan tulisanku? berjayalah kalimat-kalimat yang kutulis, sebab mereka mendapat teman dan musuh yang menghormati. Ingin aku memasukkan diriku ke dalam tulisanku, harapku bisa mendapat sapaan hormat yang sama. Tulisanku adalah produksi otakku, tak dapat bercengkrama dengan prilakuku, yang diproduksi oleh niatku yang subjektif maupun objektif. Tulisanku memberi tahu tentang aku ke d...

NAMAKU - “PELAJAR”

Foto ilustrasi Puisi Kutipan pena (NP/SK) Namaku semerbak di bumi Cendrawasi Pelajar merupakan pahlawan bangsaku Pejuang ilmu dan pendidikan bangsa Untuk mencapai Papua merdeka Namaku terukir pada lambang kebangsaanku Pelajar pahlawan kemerdekaan Wahana penerus cita-citamu Penerap ilmu dan pendidikan bangsa Bangkitlah putra-putri/patriot Pelajar Papua Laksanakan tri darma dasar kebangsaan Papua Sebagai Pelajar pahlawan muda pandidikan Penegak keadilan…. pemersatu bangsa…. bagi pendidikan Papua Karya anak muda papua : Frans Y. Pigai Sby Aspa, 04/03/2015

PENDIDIKAN – DARAH JUANG

Foto ilustrasi Puisi Kutipan pena (NP/SK) Disini negeri kami Tempat menerap ilmu pengetahuan Samudra kaya raya Tanah kami subur akan Tuhan Di negeri permai ini Berjuta rakyat bersimbah ilmu Anak muda bersekolah Rakyat desa kerja akan pendidikan anaknya Mereka berjuang demi haknya Tergusur dan lapar tak peduli Bunda relakan darah juang pendidikan kami Tuk membebaskan rakyat akan ilmunya Karya anak muda papua: Frans Y. Pigai Sby Aspa, 04/03/2015

TERIMA KASIH AYAH, IBU

Foto Puisi kutipan pena (NP/SK) Ayah, Ibu… Kini sayapku sudah tumbuh dan aku ingin terbang untuk membantai lawan Merebut kemenangan di Negeri ini Untuk berjuang dalam pertempuran Demi menyelamatkan umat dalam karya imam-ku. Ayah, Ibu… Aku tau dalam senyummu kau sembunyikan letih dan sedihmu, Tak sedetikpun kau hentikan langkahmu demi memperjuangkan masa depan anak-anakmu. Disetiap tetes keringatmu, dan setiap hembusan nafasmu, Mempunyai rasa kasih sayang yang luar biasa. Terimakasih Ayah, Terimakasih Ibu, Sudah banyak pengorbanan yang telah kalian berikan Dalam setiap wujud doa-ku agar Ayah, Ibu bebas dari segala mala petaka, Karena aku ingin melihat kalian bahagia lagi. Karya anak muda papua: Natho M. Pigai @Bukit lembang Bdg, 24-02-2015

SANG WAKTU YANG LALU

Ilustrasi Pic/Goggle/Puisi Kutipan Pena'(NP/SK) Ada sekian kisah sejarah Di tepi kehidupan Berlabu dalam akal budi Memikirkan sejarah lalu Kian kembali dalam akal yang terus berputar Mengenang kisah-kisah Entalah yang suka atau duka Rasanya kembali di hari ini Dalam benak akal budi Hanyalah itu bukan kenyataan kini Kenyataan lalu yang segera menjadi kekinian Memang tidak dapat menjadi kekinian Tapi kenangan itu mesti dikenang Bisa menjadi bermakna kelak Atau juga saat ini di sini Dia guru abadi yang ada Dapat mengatur hidup Menghadap kekekalan yang bijak Demi menghormati sang waktu Hanya satu pinta yang bisa terucap Terimakasih Sang Waktu Yang Lalu. Karya anak muda papua: Honaratus Pigai Bukit keheningan – Port-Numbay, 15 Mei 2012

KISA TERINDAH

Asrama Ciloa 39/ Foto Puisi kutipan pena (NP/SK) Di bawa atap Ciloa 39 terukir kisa-kisa indah Ciloa kaulah tempat tersimpan inspirasi memory....!!! Generasi pemuda pemudi Papua Aku tak akan melupakan Karena di situlah tempat ku menimbah ilmu Karena kau telah memberiku lebih dari yang ingin ku dapatkan Kau membangkitkan semangat juang Untuk mencapai impian Yang sebelumnya tidak pernah ku tau Dan biarkan aku mengalami kebahagiaan ini bersammu ciloa 39 bagiku Aku selamanya berterimakasih untuk setiap momerymu Demi harapan dan impian kebahagiaan yang kurasakan Aku merasa sangat beruntung bersamamu Didalam hidup dan hatiku selamanya bersamamu ciloa-ku Karya anak muda papua : Natho M . Pigai Bdg,12-November-2013

VILA MELATI (Lembang Bandung)

Langkah awal aku bersama-mu Di situlah membangkitkan ide-ide Dari para pencetus kalimat Aku renung sebuah kalimat yang tak terhingga Pun air mata menetes di pipi Tetapi itu bermakna Hidup dan kehidupan masa depan Aku tak akan meninggalkan-mu Ohh……para pencetus kalimat Engkau bagaikan kata pengantar Untuk jiwa-jiwa muda Di hari esok. Karya anak muda papua: Natho M. Pigai Tgl-21/07/2013