Langsung ke konten utama

MEMORY BATIN-KU


Foto  Puisi Kutipan Pena (NP/SK)

Tersimpan luka batin-ku
Melihat generasi papua makin lama
Makin punah di muka bumi ini
Hilang satu persatu...

Raga dan jiwa tak mampu
Menahan derita
Shi…. Kriting
Di bunuh dan disiksa

Oleh...

Militeris negara indonesia
Oh... pilu seribuh kali pilu
Tangan pun tak berdaya menolog-mu
Kaki pun tak melangkah maju menjemput-mu
Generasi pun dibunuh dan kekayaan pun di rampas
Oleh negara indonesia

Wahai Wanita-wanita malaikat west papua
Jagalah diri dan rahim-mu
Untuk membangkitkan ATAU melahirkan
Generasi-generasi penerus Bangsa Papua Barat

Sebuah Puisi Untuk Kaum Wanita Khusus Wanita Papua Barat. Slm Pembebasan

Karya anak muda papua:Natho M. Pigai
Bdg/04/04/2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)  

FOTO: FRI-WP DAN AMP MELAKUKAN AKSI DAMAI DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa yang terganbung dalam FRI-WP (Front Rakyat Indonesia Untuk WEST PAPUA) dan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua KK-Bandung) tanggal 20 maret 2017. FRI-WP dan AMP mendesak bahwa adanya PT Freeport di Papua ancaman bagi rakyat Papua Maka, mereka menuntut untuk segera tutup PT.Freeport dan Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Papua. Karena adanya PT. Freeport ini, rakyat Papua hidup tidak tenang dalam artian bahwa Pelanggaran HAM trus berlanjut di bumi Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)