Langsung ke konten utama

TETESAN AIR MATA

Foto Steven/ Puisi Kutipan Pena (NP/SK)

Oh.... Ketika bumi berguncang
Tetesan air mata berjatuhan
Terasa ingin kembali ke masa lalu
Ingin mengubah semuanya
Manusia yang sangat serakah
Hanya ingin memperoleh kepuasan
Untuk dirinya sendiri

Kini bencana telah terjadi
Mengalirlah darah manusia
Menghancurkan tubuh ku
Merobeklah tubuku
Memotongi tubuh ku

Hanya karena kekayaan
Hanya karea ingin kepuasaan
Hanya karena Econimi

Hutan yang telah diciptakan Tuhan
Sebagai sumber mata air
Sebagai sumber udara bersih
Sebagai sumber kesejukan duniai
Sebagai sumber  kekayaan
Itu pun telah dihancurkan
Oleh para collonial NKRI
Kini telah mereka hancurkan anugerah


Karya anak muda papua: Stepanus Pigai
Sby, 26 Maret 2014

Postingan populer dari blog ini

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)  

PENGORBANAN

Foto Natho Pigai - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Mengucurkan deras keringat Membasahi tubuh yang terikat Membawa angan jauh entah kemana Bagaikan pungguk merindukan bulan Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan Pagi yang menjadi malam Bulan yang menjadi tahun Sekian lama telah menanti Dirinya tak juah lepas Andai aku sang Kesaktria Aku pasti menyelamatkanya Namun semua hanya mimpi Dirinyalah yang harus berusaha Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi Untuk Pembebasan negeri leluhur Papua-Ku Karya anak muda Papua: Natho M Pigai Bandung, 22 September 2016

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)