Langsung ke konten utama

CIPTAKAN HIDUP INDAH (Kata Simple)



Foto ilustrasi - Puisi Kutipan pena (NP/SK)

Oleh : Natho Maby Pigai

Marilah Kita Penuhi Hidup Dengan Saat-Saat Indah Dengan:
- Selalu Berpikir Positif
- Tersenyum Pada Setiap Orang
- Berlaku Ramah Dan Bersahabat.
- Bekerja Lebih Cerdas

Hidup ini indah atau tidak tergantung pada diri kita sendiri; lebih tepatnya tergantung pada Pikiran, Hati, dan Tindakan Yang Kita Lakukan. Hidup yang indah tidak tergantung pada lingkungan dan orang lain; kitalah yang menciptakan keindahan tersebut dalam hidup kita.

Marilah kita ciptakan keindahan tersebut dalam hidup kita dengan  melakukan berbagai cara berikut:

Selalu Berpikir Positif:  Denganberpikir positif, maka tidak ada kekuatiran, ketakutan, dan perasaan curigaterhadap orang lain.

Tersenyum Pada Setiap Orang: Dengan tersenyum hati kita pun bahagia dan orang lain yang menerima senyum pun berbahagia juga; ia akan membalas senyum kita, dan hal ini tentu saja membuat kita pun menjadi lebih bahagia.

Berlaku Ramah Dan Bersahabat: Dengan selalu siap menolong orang, maka kita pun merasa bahagia, karena kita menjadi manusia yang berguna.

Bekerja Lebih Cerdas: Hal ini membuat kita mendapatkan hasil yang lebih baik secara efisien, dan tentu saja kita pun menjadi lebih berbahagia.

Ayo, mari segera kita lakukan sekarang juga dan mulai dari diri kita sendiri, untuk menciptakan hidup yang indah dan penuh kebahagiaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)  

PENGORBANAN

Foto Natho Pigai - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Mengucurkan deras keringat Membasahi tubuh yang terikat Membawa angan jauh entah kemana Bagaikan pungguk merindukan bulan Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan Pagi yang menjadi malam Bulan yang menjadi tahun Sekian lama telah menanti Dirinya tak juah lepas Andai aku sang Kesaktria Aku pasti menyelamatkanya Namun semua hanya mimpi Dirinyalah yang harus berusaha Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi Untuk Pembebasan negeri leluhur Papua-Ku Karya anak muda Papua: Natho M Pigai Bandung, 22 September 2016

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)