Langsung ke konten utama

PERJUANG UNTUK HIDUP BLACK BROTHERS


Black Brothers
Lirik Lagu-Lagu Itu Terus Mengalir Dan Terkenang Di Hati Rakyat Papua Sampai Kini. Melodinya Yang Manis,  Filosofis Dan Harmonis Adalah Ciri Khas Dan Gaya Tersendiri.
Black Brothers Juga Mengunakan Instrumen Tiup (Brass-Wind Instrument) Sehingga Lebih Berwarna Selain Itu Dari Sisi Suara Ada Vokalis Utama, Pemusik Lain Ikut Membentuk Suara Latar.

Tapi sayang-Nya. Ada Yang Termakan Usia, Sakit Dan Juga Karena Dibunuh Secara Halus. Mereka Adalah : Hengky Sumanti Miratoneng, Salah Satu Yang Mendirikan Black Brothers Pada Tahun 1975, Bersama; Yohi Patipeiluhu (Keyboard), Stevy Mambor (Drummer), Amrey Kaha (Saxophone), Agus Rumaropen (Guitaris), Benny Betay (Bassis).

Black Brothers Adalah Salah Satu Group Inspirator Yang Hidup Dan Menunjukan Jati Diri Bangsa Papua.


 
Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI-WP DAN AMP MELAKUKAN AKSI DAMAI DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa yang terganbung dalam FRI-WP (Front Rakyat Indonesia Untuk WEST PAPUA) dan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua KK-Bandung) tanggal 20 maret 2017. FRI-WP dan AMP mendesak bahwa adanya PT Freeport di Papua ancaman bagi rakyat Papua Maka, mereka menuntut untuk segera tutup PT.Freeport dan Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Papua. Karena adanya PT. Freeport ini, rakyat Papua hidup tidak tenang dalam artian bahwa Pelanggaran HAM trus berlanjut di bumi Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)