Langsung ke konten utama

GURU FIRDAUS MEEPAGO (Mengenang-mu)


Foto Alm, Manfred C Mote - Puisi Kutipan pena (NP/SK)
Tiada Kata Yang Pantas Diucapkan.

Cuma….!!!

Selamat Kembali Kepada Pemilik Penciptamu
 Manfred Mote,

Adakah Manfred Mote Lain Yang Engkau Tinggalkan?
Adakah Manfred Mote Lain Yang Engkau Siapkan?

Manfred Filsuf,

Penegak Owaadaa Emaawaa
Pengangkat Touye
Untuk Kembalikan Manusia Mee Kepada Tota Mee

Untuk Menggenapi  Toutoo Manaa,
Tiada Lagi Manfred Lain Yang Berjuang Mengembalikan Manusia Mee Pada Jati diri Manusia Mee Yang Utuh.

Surgamu Firdausmu
Membukakan Pintu
Untuk Membangun Emaawaa Owaadaa Di Sana
Manfred Mote.

Koyaa Uwii, "Koudatoo Akado"


Karya anak muda Papua: Natho M  Pigai
Keheningan Bukit tangisan, 28 09 16

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI-WP DAN AMP MELAKUKAN AKSI DAMAI DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa yang terganbung dalam FRI-WP (Front Rakyat Indonesia Untuk WEST PAPUA) dan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua KK-Bandung) tanggal 20 maret 2017. FRI-WP dan AMP mendesak bahwa adanya PT Freeport di Papua ancaman bagi rakyat Papua Maka, mereka menuntut untuk segera tutup PT.Freeport dan Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Papua. Karena adanya PT. Freeport ini, rakyat Papua hidup tidak tenang dalam artian bahwa Pelanggaran HAM trus berlanjut di bumi Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)