Langsung ke konten utama

AIR MATA UNTUK GURU KU

Foto Alm. Che Yabingga Togodly - Puisi Kutipan pena (NP/SK)

Kembali hilang bagian penting dalam hidupku
Terlalu cepat waktu memanggil dirimu

Waktu seakan tak tau
Bahwa dirimu sangat berharga bagiku
Kau selalu memberikanku motivasi untuk berubah menjadi yang lebih baik

Air mata ku untukmu
Teringat…
Senyum dan tawamu
Kini telah hilang dimakan waktu

Air mataku menetes saat melepas Kau pergi untuk selamanya
Tubuh ini merasa hancur
mendengar berita kepergian mu selamanya

Guruku kau telah berjasa dalam hidupku
Selamat jalan Guruku
Selamat menghadap pada sang Pencipta
Kenangan indah bersamamu takkan ku lupa
Ilmu yang kau berikan akan ku gunakan
Terima kasih Guruku


Karya anak muda Papua : Stepanus Pigai
Sby, 02 Januari 2017  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI-WP DAN AMP MELAKUKAN AKSI DAMAI DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa yang terganbung dalam FRI-WP (Front Rakyat Indonesia Untuk WEST PAPUA) dan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua KK-Bandung) tanggal 20 maret 2017. FRI-WP dan AMP mendesak bahwa adanya PT Freeport di Papua ancaman bagi rakyat Papua Maka, mereka menuntut untuk segera tutup PT.Freeport dan Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Papua. Karena adanya PT. Freeport ini, rakyat Papua hidup tidak tenang dalam artian bahwa Pelanggaran HAM trus berlanjut di bumi Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)