Langsung ke konten utama

Postingan

AIR MATA UNTUK GURU KU

Foto Alm. Che Yabingga Togodly - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Kembali hilang bagian penting dalam hidupku Terlalu cepat waktu memanggil dirimu Waktu seakan tak tau Bahwa dirimu sangat berharga bagiku Kau selalu memberikanku motivasi untuk berubah menjadi yang lebih baik Air mata ku untukmu Teringat… Senyum dan tawamu Kini telah hilang dimakan waktu Air mataku menetes saat melepas Kau pergi untuk selamanya Tubuh ini merasa hancur mendengar berita kepergian mu selamanya Guruku kau telah berjasa dalam hidupku Selamat jalan Guruku Selamat menghadap pada sang Pencipta Kenangan indah bersamamu takkan ku lupa Ilmu yang kau berikan akan ku gunakan Terima kasih Guruku Karya anak muda Papua : Stepanus Pigai Sby, 02 Januari 2017  

SOUTH AFRIKA UNTUK PAPUA

Siswa di # SouthAfrica mendukung gerakan # FreeWestPapua . solidaritas South Afrika untuk Papua agar Papau lepas dari Negara Indonesia. Save Papua, Papua Exit. Salam Revolusi! Natho - Salam _ (muye_voice@fwp) 

PUTRI MELANESIA PAPUA

Suara Putri Melanesia, biaran mereka menangis untuk mencari solusi tentang masalah yang mereka hadapi   dan Biarkan mereka menikmati   rasakan kebebasan di atas Tanah Leluhur (WEST PAPUA) Natho - Salam _ (muye_voice@fwp) 

MAMA MOTENAGO

Mama Motenago - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Ibu adalah adalah sosok yang luar biasa dalam kehidupan kita. Ibu adalah sosok perempuan tangguh yang selalu tangguh dan tegar ketika badai kehidupan menghempas.  Ibu secara fisik boleh saja merupakan sosok yang lemah, namun ketika harus menyelamatkan anak-anaknya, ia bisa berubah menjadi jiwa pemberani dan tegas. Rela pasang badan tatkala membela anak-anaknya dari ancaman dan bahaya apa pun. Dan tak jarang pula tampil menjadi sosok penyelamat keluarga saat sang ayah tengah teperosok dalam krisis kehidupannya. Namun, seiring dengan usianya yang kian mendekati senja, kerut di kening dan di pipinya adalah bukti kelelahan dari pengorbanan yang luar biasa. Tangan yang dulunya halus, kian hari menjadi kasar karena kerasnya memahat bongkahan batu kehidupan.  Tenaganya kian habis-habis dimakan waktu, hingga tak lagi sanggup sekadar mengangkat tubuh rapuhnya. Kakinya semakin lunglai, dipaksa untuk terus diseret dem...

SORAK MENUNTUT REFERENDUM PAPUA

Solidaritas Rakyat Untuk Demokrasi (SORAK) dan AMP KK Bandung melakukan aksi di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, untuk memperingati oprasi Trikora, Tanggal 19 Desember 1961, Soekarno mengumandangkan TRIKORA di Alun-Alun Utara Yogyakarta dengan tujuan mengagalkan pembentukan Negara Papua Barat yang telah dideklarasikan Pada 1 Desember 1961. TRIKORA merupakan ekspresi awal dilakukannya penjajahan Indonesia atas Negara Papua Barat yang faktanya bukan bentukan Belanda. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

PENGORBANAN

Foto Natho Pigai - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Mengucurkan deras keringat Membasahi tubuh yang terikat Membawa angan jauh entah kemana Bagaikan pungguk merindukan bulan Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan Pagi yang menjadi malam Bulan yang menjadi tahun Sekian lama telah menanti Dirinya tak juah lepas Andai aku sang Kesaktria Aku pasti menyelamatkanya Namun semua hanya mimpi Dirinyalah yang harus berusaha Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi Untuk Pembebasan negeri leluhur Papua-Ku Karya anak muda Papua: Natho M Pigai Bandung, 22 September 2016

JALAN HIDUP KU

Foto Bpk Filep Karma dan Step Pigai - Puisi Kutipan pena (NP/SK) Penuh dengan rintangan Penuh dengan goncangan Juga penuh dengan perjuangan Kuingin seperti batu karang Walau ombak terus menerjang Ia tetap akan berjuang Melawan kedukaan Menjemput kebahagiaan Walau kebahagiaan tak abadi Tapi tetep ingin ku raih Hidupku bagai bunga mawar Indah dipandang Namun juga menyakitkan Hidupku bagai air Yang mengalir dari ketinggian Dan jatuh dari ketinggian pula Biarlah ku berjalan Di atas rerumputan Biarlah ku berjalan Diatas kerikil yang menyakitkan Biarlah ku berjalan Diatas jalan kehidupan Yang sudah ditakdirkan Tuhan Itu jalan hidupku Karya anak muda Papua : Stepanus Pigai Sby, 06 November 2016