Sabtu, 27 Juli 2013

SELAMAT JALAN (Untuk Mengenangmu)

Foto FB/Puisi kutipan pena (NP/SK)

Merajanya sang kolonialisme di setiap lorong kehidupan
Nyawa berantakan dalam kelamnya sifat
Tak pandang manusia sang citra Allah

Hidup ini memang penuh muram
Diliputi awan gelap
Membawa manusia tanpa peduli

Dihempas peluruh negara
Bagai pusaka leluhurnya
Yang tak kenal manusia seperti dirinya

Dituduh yang lain pelakunya
Sampai mengingkari kelakuan pribadi
Yang sebenar-benarnya dia

Selamat jalan kawan
Jika mereka tahu kau manusia
Bukan seperti demikian wafatmu

Pasti kupuji kebesaranmu sebagai manusia
Dan memang kuhargai
Tapi nyatanya mereka tidak menghargai

Kawan, anda bagai hewan
Begitu dipandangan mereka
Nyawamu melayang di pinggiran jalan trotoar

Selamat jalan kawan
Hanya kutitip sebuah doa duka
Tuhan pasti menghargai kemanusiaanm
                                                           

  
Karya anak muda papua:Honaratus Pigai
Papua
Timika, 04/06-2013 


EmoticonEmoticon