Minggu, 08 Maret 2015

TETESAN AIR MATA (Untuk Mengenang)

Foto ilustrasi - Puisi Kutipan pena (NP/SK)
Aku termenung di kelam malam itu
Terasa aku tak berdaya
Hatiku pun tak dapat ku atasi dengan rasa sakit ini
Mata ku pun tak bisa ku menahan air mata

Hay Camrad
Rindu akan kenangan mu
Rindu akan tindakan kebenaran mu
Rindu akan suara-MU yang telah aku berkata-kata di persimpangan jalan

Hay Camrad
Sungguh ini menjadi siksaan batin ku
Sungguh ini menjadi kegoresan luka duka ku

Hay Camrad
Selamat beristrahat dalam kasih Allah
Perjuangan dan tindakan kebenaran mu
Akan selalu terukir dalam sejarah perjuangan
Namun nama RINTO KOGOYA akan hidup untuk selama-Nya


Karya anak muda papua: Stepanus Pigai

Sby Aspa: 09-03-2015