Langsung ke konten utama

TETESAN AIR MATA (Untuk Mengenang)

Foto ilustrasi - Puisi Kutipan pena (NP/SK)
Aku termenung di kelam malam itu
Terasa aku tak berdaya
Hatiku pun tak dapat ku atasi dengan rasa sakit ini
Mata ku pun tak bisa ku menahan air mata

Hay Camrad
Rindu akan kenangan mu
Rindu akan tindakan kebenaran mu
Rindu akan suara-MU yang telah aku berkata-kata di persimpangan jalan

Hay Camrad
Sungguh ini menjadi siksaan batin ku
Sungguh ini menjadi kegoresan luka duka ku

Hay Camrad
Selamat beristrahat dalam kasih Allah
Perjuangan dan tindakan kebenaran mu
Akan selalu terukir dalam sejarah perjuangan
Namun nama RINTO KOGOYA akan hidup untuk selama-Nya


Karya anak muda papua: Stepanus Pigai

Sby Aspa: 09-03-2015

Postingan populer dari blog ini

ORANG MEE-PAGO Tahun 1950-an

Karel Gobai Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago. Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)

FOTO: FRI- WP GANDENG AMP MELAKUKAN AKSI DEMONTRAN DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontran di depan Genung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Senin (20/3). Mereka mendesak PT. Freeport Indonesia untuk ditutup dan Memberikan penentuan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi rakyat Bangsa West Papua. Dalam Demontransinya terlihat Orasi saling bergantian oleh para orator yang tuntutannya bermuara pada desakan "tutup Freeport dan Penetukan Nasib sendiri solusi demokrasi bagi Bangsa Papua". Ancotex - Salam _ (muye_voice@fwp)  

FOTO: FRI-WP DAN AMP MELAKUKAN AKSI DAMAI DI BANDUNG

Puluhan Mahasiswa yang terganbung dalam FRI-WP (Front Rakyat Indonesia Untuk WEST PAPUA) dan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua KK-Bandung) tanggal 20 maret 2017. FRI-WP dan AMP mendesak bahwa adanya PT Freeport di Papua ancaman bagi rakyat Papua Maka, mereka menuntut untuk segera tutup PT.Freeport dan Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Papua. Karena adanya PT. Freeport ini, rakyat Papua hidup tidak tenang dalam artian bahwa Pelanggaran HAM trus berlanjut di bumi Papua. Natho - Salam _ (muye_voice@fwp)