Senin, 14 Maret 2016

STOP JADI PENGHIANAT


FotoHonny - Puisi Kutipan pena (NP/SK)

Apakah hati telah lelah,
apakah jiwa tak lagi bernyawa,
apakah dunia telah gugur,
apakah IBLIS jadi teman setiamu.

Apakah TUHAN tak menyayangimu,
apakah TUHAN tak memberimu nafas,
apakah TUHAN tak memberkatimu,
apakah TUHAN tak menerbitkan mentari di ufuk Timur.

Bukankah kau dilahirkan tuk jadi ksatria,
bukankah panji kemenangan telah kau genggam,
bukankah dunia tunduk padamu,
bukankah dunia mencarimu di negri tercintamu, Papua.

Mengapa kau tunduk pada mereka,
mengapa kau jadi budak penjilat,
mengapa kau jadi pedagang sesamamu,
mengapa kau jadi penghianat.

Sadarkah bahwa kau manusia berjati diri,
sadarkah bahwa kau manusia bebas,
sadarkah bahwa kau sedang terjajah,
sadarkah bahwa kau sedang diperbudak.

Di mana kau letakkan kemuliaanmu,
di mana kau letakkan ilmu kebebasanmu,
di mana kau letakkan jiwa revolusionermu,
di mana kau letakkan sikap kritismu.

Bukankah darah sesamamu lebih mulia,
bukalah Mata,
bukalah Hati,
berjanjilah pada jiwa-jiwa yang telah kau gadai,
STOP jadi Penghianat.


Karya anak muda Papua: Honaratus Pigai
Timika,7 Maret-2016


EmoticonEmoticon